Habibi Fi Qalbi

Pukul 19.00 Malam itu, tiba juga aku di rumah. Senang rasanya bisa bertemu dengan Ayah, Ibu, dan adikku yang sudah berkumpul di ruang keluarga. Setelah kusalami dan kutegur sapa mereka, diriku langsung menuju kamar. Kepenatan dan kelelahan menyelimutiku setelah kukerahkan tenaga dan pikiranku untuk mereka, mendidik anak-anak Dhuafa pada salah satu lembaga pendidikan yang bermitrakan lembaga sosial.

Dalam kepenatan itu, tak sempat kuganti pakaian kerjaku. Tubuhku yang cukup lelah tergolek di sebuah ranjang yang berada di kamarku. Ranjang yang sejak tadi seolah-olah membujuk tubuhku untuk bersandar di atasnya.

Selang beberapa jam kemudian, sekitar pukul 20.45 WIB terdengar “Kriing … kriiiing … kriing …”. Suara yang berasal dari telepon selulerku tiba-tiba saja mengoyak ketenangan tidurku. Setelah kuucapkan “Hallo”, terdengar suara seorang lelaki mengucapkan “Hallo, Assalamulaikum..” Kupikir suara itu adalah suara wali murid yang ingin menanyakan PR putra-putrinya. Langsung saja kujawab, “Wa’alaikum salam warohmatullah, maaf ini dengan Bapak Siapa?”

Terdengar lagi jawaban dari si penelepon, “Bisa bicara dengan Nisa?”

“ya, saya sendiri Pak. Ada apa yaa Pak? Mau nanya PR yaa?” Tanyaku yang masih setengah ngantuk. Kelopak mataku pun masih terpejam.

“Ini Habibi, Nis. Temanmu di Kalimantan, masa’ nggak inget sih?” Jawabnya dengan penuh antusias.

Mendengar kata-kata itu, kelopak mataku yang terpejam langsung terbuka lebar, jantungku pun berdegup cukup kencang, betapa tidak, tak kusangka, orang yang menelponku itu seseorang yang sudah lama kunanti kehadirannya, yang bertahun-tahun ku tak jumpa dengannya. Yang selalu kurindukan sejak tahun 2006 silam. Namun, mengapa ia hadir begitu saja saat kuhampir melupakan perasaanku padanya? Bahkan, kupikir tak ada kesempatan lagi untuk bertemu dengannya. Ternyata ….

Allah berkehendak lain!!!

“Alhamdulillah ya Allah, Engkau selama ini mendengar doa dan harapanku. Kuharap dia tidak melupakanku dan dia tetap teguh di jalan-Mu.”

“Habibi???” Tanyaku terkejut.

“Iya, ini Habibi, Nisa. Apa kabar?” Jawabnya dengan sabar dan dari suaranya, sepertinuya ia lebih dewasa.

“Oh, Alhamdulillah baik. Kamu sendiri juga apa kabar, Bi? Kamu tau nomor HP saya dari siapa?” Tanyaku penasaran dan sembari tersenyum senang.

“Alhamdulillah, di sini Habibi baik-baik aja. Oooh, saya tahu nomor HP kamu dari Wita. Sekarang lagi sibuk ngajar yaa Nis?” Sambung Habibi.

“Iya, sekarang Nisa ngajar di SD. Maaf yaa suara Nisa serak soalnya teriak-teriak mulu di kelas, hehehe”, Jelasku.

“O iya, gimana kabar Ibu dan Bapak Nisa? Sehatkah?” Tanyanya lagi.

“Alhamdulillah Ibu dan Bapak Nisa sehat.” Jawabku. Di hatiku yang paling dalam, kusesali kekakuan mulutku yang tak berani menanyakan dia, bahkan dia terus yang menanyakanku.

“Kalau adik-adik Nisa gimana kabarnya? Adik Nisa pernah 1 sekolah kan sama adik saya? Kalau yang paling kecil siapa namannya, Nis?”

“Adik Nisa yang paling kecil namanya Afit. Dia sekarang gemuk banget badannya, baru 9 tahun berat badannya udah 50 kilo, hehehe… kalau Adit, alhamdulillah kabarnya baik, sebenernya sih Adit lagi ada masalah.” Jawabku.

“Wah, sehat banget dong adik kamu si Afit. Hehehehe. O iya, saya Insya Allah, tahun depan mau ke Bekasi, Nis”

“Wah, beneran??!”

“Iya, beneran. Sekalian mau menghadiri pernikahan teman. Teman dekat, cowok. Ngomong-ngomong udah dulu yaa. Lain kali kita sambung lagi. Assalamu’alaikum …” Jelasnya sembari mengakhiri pembicaraan.

“Wa’alaikum salam” Jawabku penuh gembira.

Ya Allah, tahun depan dia mau ke Bekasi?! Berarti sebentar lagi dong. Sekarang kan udah bulan November, bentar lagi pergantian tahun. Ya Allah, semoga saya sempat bertemu dengannya. O iya, dia ngabarin saya kalau dia mau ke Bekasi tahun depan untuk apa yah? Ah, apa mungkin dia mau ketemu ama saya yach …. Wah, asyiiik …. !!

_ _ _ bersambung _ _ _ _ _

Pos ini dipublikasikan di Tak Berkategori dan tag , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s